Laman

Senin, 25 November 2013

Skandal Miss Universe 2013

Jika sebelumnya ada Lucia Aldana (Miss Colombia) dan juga Miss Mauritius (yang ternyata bukan Diya melainkan seniornya), kali ini yang 'KATANYA' Miss Bahamas 2013 juga angkat bicara tentang keadaan yang sebenarnya di balik perhelatan megah Miss Universe 2013.
1. Tidak Terorganisir
Miss Universe supervisor sangat tidak terorganisir. Para kontestan dibiarkan kelelahan dengan hanya 3 jam tidur saja dan harus siap setiap saat dengan make-up & tatanan rambut sempurna yang bahkan supervisor untuk para kontestan sendiri tidak tahu tentang agenda/jadwal kontestan untuk hari itu. Kesalahan sebenarnya tidak terletak pada kurangnya kesiapan dari sang supervisor masing2 kontestan namun pada manajer mereka yang seharusnya memberikan jadwal para kontestan. Ada saat dimana para kontestan memakai make-up tipis dan berdandan ala kadarnya untuk event dalam ruangan, padahal sebenarnya agenda mereka adalah filming video di luar ruangan selama berjam-jam. Selama tour di Moscow para kontestan terpisah menjadi beberapa grup sesuai jadwal, kami berjalan2 berkeliling Red Square & kemudian tiba di tempat destinasi terakhir,menunggu di luar di udara yang sangat dingin selama satu jam dan tidak diijinkan masuk ke dalam, dan yang sangat membuat kesal adalah dimana ada kontestan dari grup lain yang baru saja datang dan mereka langsung diijinkan masuk ke dalam [[mungkin yg dimaksud adalah Bolshoi Theatre]]. Saya sangat yakin mereka sengaja mengejutkan kami dengan event spontan seperti fashion show di mall. Sekitar 20 kontestan dipilih untuk tampil di mall untuk makan siang di sana, setelah makan salad dan minum banyak Capuccino (karena kami sangat kelaparan kami harus mengisi perut kami dengan kopi) tiba2 salah seorang wanita dari event organizer menyuruh kami "ladies dalam 10 menit kalian harus naik ke atas untuk berganti pakaian dengan swimsuit, kalian menjadi model untuk Yamamay Fashon Show". Anda bisa bayangkan bagaimana ekspresi di wajah kami bahwa kami harus melakukan fashion show di hadapan ratusan fotografer & pengunjung mall dengan perut penuh (perut buncit) sehabis makan.

2. Sleep Deprivation/Kurang tidur
Definisi yang saya temukan secara online adalah persis seperti yang kami alami. "Sleep deprivation adalah sebuah kondisi dimana tidak cukup tidur, bisa berupa kronis atau akut. Sebuah keadaan tidur kronis yg dapat menyebabkan kelelahan, kantuk di siang hari, kecanggungan dan penurunan berat badan atau kenaikan berat badan. Ini sangat merugikan karena mempengaruhi kinerja otak dan fungsi kognitif". Kami keluar syuting sepanjang hari dan di acara-acara yang disponsori seperti boneka kadang-kadang tiba di hotel setelah pukul 1-3 AM/pagi dan kemudian harus sudah siap pukul 6.30, 7.00 atau 7:30 pagi karena kami harus menata rambut dan make-up, ini berarti bahwa kami hanya mendapatkan 2,5 hingga 3 jam waktu untuk tidur & berlangsung HAMPIR SETIAP HARI!

3. Rasisme
"Perasaan yg tidak adil menunjukkan ketidak-sukaan terhadap seseorang atau kelompok karena ras , jenis kelamin, agama , dan lain-lain" ( Merriam Webster) . Miss Mauritius benar 100 % ketika ia mengatakan bahwa beberapa make-up artis dan penata rambut adalah orang yg bias. Jika Anda bukan berasal dari negara powerhouse atau negara Latin, Anda tidak akan diperhatikan dan pada saat itu terjadi banyak kontestan melakukan makeup sendiri. Negara-negara kecil seperti Karibia , negara-negara Afrika dan beberapa negara Eropa sering mendapat jenis perlakuan seperti ini jika anda tidak berasal dari Venezuela, Puerto Rico, Filipina , Usa anda tidak akan diutamakan. Beberapa supervisor juga rasis terhadap negara-negara kecil, negara-negara Afrika, dan kontestan berkulit hitam dan negara-negara yang tidak dianggap sebagai favorit .
Kontestan sering di-handpick untuk berada di acara-acara tertentu dan disponsori seperti mengemudi mobil balap, Mercedes Benz fashion show, Nobu Cooking Show, kunjungan ke rumah sakit dengan anak-anak ( berpura-pura menjadi orang baik & peduli) . Seperti saya katakan jika Anda tidak berada dalam list mega favorit atau negara powerhouse, anda tidak akan mendapatkan perlakuan istimewa! Para wartawan pun cukup rasis, mereka hanya mewawancarai kontestan dari negara powerhouse atau negara Latin atau mega favorit. Press junkets - dari Telemundo dan stasiun tv lainnya hanya mengajukan pertanyaan untuk kontestan tertentu & seolah2 kontetsan lain tidak penting & tidak ada . Bahkan ketika mereka mewawancarai kontestan yg tdk begitu difavoritkan pertanyaan yang diajukan hanya sedikit dan cukup singkat. Ketika filming kontestan kulit hitam terus menerus diabaikan dan dijuluki sebagai 'pelengkap' karena bagian mereka hanya berdiri di belakang sebagai background.

4. Operasi Plastik
Saya orang yang pro terhadap operasi plastik, namun mengingat bahwa Miss Universe pageant mencari seorang wanita yang memiliki true inner beauty with a purpose, saya merasa cukup mengerikan bahwa anda harus melakukan banyak operasi plastik untuk menang. Percayalah Natural Beauty itu tidak ada jika konteksnya adalah Miss Universe. Anda tidak akan dianggap sebagai Miss Universe Queen jika anda tidak melakukan banyak operasi plastik seperti : Cheek Lift Chin Surgery (bedah tulang pipi dan dagu), Eyebrow/Forehead Rejuvenation (Brow Lift), Face-lift,
Facial Contouring, Facial Fillers, Neck Lift and Neck Liposuction, Rhinoplasty (operasi mengubah bentuk hidung), Abdomen reduction (sedot lemak perut), liposuction, buttock fillers or lifts dan tentu saja breast augmentation (implan payudara).
Dalam kompetisi olahraga dunia menggunakan obat2an untuk meningkatkan kinerja tubuk tidak diijinkan, lalu mengapa opersai plastik untuk meningkatkan penampilan hingga mengubah bentuk wajah diperbolehkan? sangat tidak adil bagi kontestan yang berkompetisi dengan mengandalkan natural beauty, jika begitu mengapa pageant ini harus merubah namanya menjadi MISS PLASTIC SURGERY UNIVERSE.
Ini semua tentang operasi plastik dan bukan kepintaran otak. Seperti pernyatan Miss Mauritius, kepintaranmu tidak penting, yang penting adalah harus cantik. Interview 3 menit dengan juri tidaklah mungkin untuk mengetahui kepribadian seseorang dengan waktu sesingkat itu dan dengan pertanyaan yang biasa2 saja.
Saya juga bertanya2 tentang 'sistem Voting' yg mereka terapkan, jika anda berasal dari Philippines yg sangat mendukung wakil mereka di ajang seperti ini dan sangat mampu dan fanatik dengan online vote, bagaimana mungkin negara seperti Bahamas yang tidak terlalu fanatik bisa memenangkan vote, apakah itu adil??

5. Filming/Video Shooting
Seperti yang kontestan lain dan Miss Mauritius katakan "semua video yang ditampilkan di malam final adalah fake/palsu, kami tidak pernah mengunjungi tempat2 tersebut seperti yg ditampilkan di televisi". Handpick kontestan sesuai jadwal, mereka membagi para kontestan menjadi beberapa grup, setiap grup terdiri dari 5-6 kontestan. Mereka dibawa ke tempat berbeda dan menyuruh mereka berakting seolah2 mereka sedang bersenang-senang, & menari di depan kamera tanpa musik. Ini seperti menunggu, anda duduk & menunggu giliran anda untuk berpura2 menari. Mereka menambil gambar sekitar 15 detik kemudian langsung kembali ke hotel. Semua video yang ditampilkan di televisi adalah palsu/fake.

6. TOP 16
Satu waktu yang sangat aneh terjadi yaitu selama rehearsal kami pada hari Jumat sebelum final show tanggal 9 November 2013. Kami semua sedang makan siang ketika supervisor & pelatih catwalk kami menyuruh kami untuk memeperbaiki riasan & menggunakan high heels kami untuk bertemu Donald Trump. Jadi kami kembali ke atas panggung dan memperkenalkan diri di atas panggung di hadapan 'the big guy'(Donald Trump). Dan ya TOP 16 merupakan Handpick dari Mr. Trump. Kami merasa seperti objek yg diekploitasi. Kejadiannya sama persis seperti yang dikatakan oleh Miss Mauritius beberapa waktu yg lalu.

7. Bisnis dan Politik
Donald Trump adalah seorang business man tentu saja ini semua tentang bisnis. Franchise fee berbeda di setiap negara, ada negara yg membayar USD 10,000 ada juga yang membayar USD 250,000 tergantung jika negaramu pernah menang atau setidaknya placed di kompetisi ini. Jadi tentu saja jika negaramu tidak membayar franchise fee yang besar maka negaramu akan diabaikan. Jadi saya pikir negara2 kecil harus membuka mata mereka apakah berharga membuang ribuan dollar, waktu & persiapan hanya untuk berkompetisi dalam pageant ini dengan imbalan kontestan yang menjadi wakil mereka kurang tidur, dipandang sebelah mata, disisihkan, dan tidak diikutkan dalam sebagian besar events yg ada? kita harus bertanya kepada diri sendiri, haruskah kita membuang waktu dan melanjutkan ini semua? Lihatlah ke-61 pemenang Miss Universe di masa lalu apakah anda melihat pola tertentu? Beberapa negara seperti Angola hanya dipilih sebagai pemenang agar kontes ini tidak dikatakan rasis atau bias. Seharusnya kontes ini berganti nama menjadi Miss Latin Universe atau Miss Bussiness atau Money Universe!!!!!!

Satu2nya hal yg terbaik dari kontes ini adalah kamu bisa bertemu kontestan dari berbagai negara dengan latar belakang berbeda dan berteman dengan mereka.

SC. Missosology
Read More : http://missosology.info/forum/viewtopic.php?f=3&t=218795&p=4152866#p4152866

Untuk kedua kalinya, Indonesia Menoreh Prestasi Gemilang Di Miss Universe 2013

Whulandary Herman (26), merupakan perwakilan Indonesia di ajang Miss Universe 2013. Whulan berhasil masuk sebagai jajaran top 16 dan meraih 3rd runner up Best National Costume serta lelang cendera mata terbaik ke-dua dari seluruh negara. sungguh prestasi yang membanggakan.

Seperti yang kita ketahui, Indonesia harus menunggu 8 tahun untuk berdiri dijajaran semifinalist. Untuk saat ini sudah ada dua wanita Indonesia yang bertengger di semifinalist Miss Universe, yaitu Artika Sari Devi (2005) dan Whulandary Herman (2013)

Untuk tahun selanjutnya, banyak harapan bahwa calon Puteri Indonesia 2014 akan lebih bersinar dari tahun sebelumnya.

Miss Universe 2013, Maria Gabriela Isler

María Gabriela de Jesús Isler Morales (born March 21, 1988 in Valencia, Carabobo) is a Venezuelan fashion model and beauty pageant titleholder who was crowned Miss Venezuela 2012. Isler was crowned Miss Universe 2013 on November 9, 2013 in Moscow, Russia; she is the first Miss Universe from Venezuela in four years.

 María Gabriela Isler was born in the city of Valencia, younger sister of Jeth Gascon, but has studied and lived in Maracay since she was a little girl. She holds a BA in Management and Marketing. Trained by international modeling guru Cristopher Arendon (behind the success of other international Latina ramp models). She also holds Swiss citizenship due to her Swiss grandfather from Lausanne.

Isler, who stands 1.78 m (5 ft 10 in), competed as Miss Guarico, one of 24 finalists in her country's national beauty pageant Miss Venezuela 2012, held on August 30, 2012 in Caeacas, where she obtained the Miss Elegance award and became the ninth Miss Venezuela winner from Guarico, gaining the right to represent her country in Miss Universe 2013.

 Isler represented Venezuela at the Miss Universe 2013 pageant, held on November 9 in Moscow, Russia. She was crowned Miss Universe 2013 by outgoing titleholder, Olivia Culpo of  USA. With Isler's win, Venezuela has produced seven victories in the history of the pageant and has won three crowns in their last six attempts since 2008, maintaining its status as the second most successful entity at Miss Universe.

From Wikipedia  http://en.wikipedia.org/wiki/Mar%C3%ADa_Gabriela_Isler





Miss World 2013, Megan Young

Megan Lynne Young (born February 27, 1990 in Alexandria, Virginia) is a Filipino beauty queen, actress and model. She won the Miss World Philippines title and was later crowned as Miss World 2013 in Bali, Indonesia. She is the first woman from the Philippines to win the title of Miss World.

 Young was born in Alexandria, Virginia to a Filipino mother and American father. Her parents are Victoria (née Talde) and Calvin Young. She moved to Olongapo City, Zambales, Philippines at age ten. She attended secondary education in Regional Science High School III in Subic Bay Freeport Zone from 2002 to 2005 before moving to Manila to pursue her acting career. She is currently taking AB Digital Filmmaking at the De La Salle-College of Saint Benilde, Manila.

Young was crowned as Miss World 2013 in Bali, Indonesia, making her the first Filipina to win the title of Miss World since its creation in 1951. During the preliminaries, she also won the "Top Model" competition, placed fourth in the "Multimedia Challenge" and fifth in the "Beach Beauty" contest.
Young also received the Continental Queen of Beauty title as Miss World Asia 2013, the highest ranked contestant in the Asian region.
As Miss World 2013, Young will be based in England and so far travelled to France, the Philippines, United States and Haiti, where Young and Mrs. Morley experienced a very serious accident while visiting an orphanage. Young only suffered minor injuries from the fall while Julia Morley is currently recovering from a hip fracture in Jackson Memorial Hospital, Miami.

From Wikipedia http://en.wikipedia.org/wiki/Megan_Young