20
tahun aku terkurung dalam ketakutan, ketakutan melangkah sendiri kemanapun, aku
takut mendengar kata-kata itu lagi! Dari kecil aku tidak pernah main dengan
orang lain, ketika ibuku main itulah waktuku main! Aku selalu mengikuti dia
kemanapun pergi!
Waktu
itu beberapa bulan setelah aku memasuki
gerbang sekolah menengah pertama (SMP), saat itu pula untuk pertama kalinya aku
menggunakan angkutan umum untuk menuju sekolah, aku tidak pernah pergi sendiri
karena aku takut! Setiap bulan, sekolah selalu memberikan pelajaran berenang
untuk semua muridnya, itu dilakukan pada sore hari dan waktu itu aku sendiri
tak bersama siapapun, aku naik angkot sendiri dan ditengah perjalanan aku
dipaksa turun oleh sang supir karena mobil kosong! Aku tak tau aku dimana, rasanya
aku ingin teriak, menangis, aku takut! Semenjak saat itu aku tambah takut
berpergian sendiri dan tidak pernah mengikuti kegiatan itu lagi, aku selalu
membuat kliping untuk menggantikan nilai berenang itu!
setelah
pulang sekolah aku pasti langsung pulang, dan jika main, teman-temanku yang
datang kerumahku. Karena aku tidak bisa naik motor dan takut naik angkutan umum
sendiri. Ketika teman-temanku mengajakku pergi ke suatu tempat pasti aku selalu
menolaknya dengan berbagai alasan, bukannya aku tak mau tapi aku takut dan gak
mau ngerepotin kalian!
Dan ketika aku memasuki
dunia kuliah aku harus memberanikan diri untuk bepergian sendiri,
Sumedang-Bandung dan itu bukan hal yang mudah tapi harus bagaimana lagi, aku harus melakukannya!
Selain
itu, cerita hinaan akan selalu hadir dalam hidupku, aku selalu ingin pergi
kemanapun dengan teman ataupun seseorang yang penting aku tidak sendiri, aku
berpikir dengan tidak sendiri itu akan menjadi tameng dari kata-kata busuk itu!
Jatsu!
Jatsu adalah seseorang yang memiliki badan yang gendut dan tingkah laku seperti
perempuan, itulah mengapa kata-kata busuk itu selalu mampir di telingaku.
Sebenarnya itu bukan hak mereka untuk menghakimiku. Aku juga tak pernah
menginginkan berada dalam situasi ini! Aku juga ingin normal seperti yang lain,
tapi bukan dalam waktu sekejap, perlu waktu dan aku tak tahu kapan itu!
Aku
seperti perempuan dan aku tidak pernah main dengan anak laki-laki “Benar-benar
laki” semua temanku perempuan adapun laki-laki ya seperti aku! Dulu aku suka
dengan yang namanya kuda, aku selalu membuat miniatur kuda dari tanah liat dan
suatu waktu ada kejadian lucu. Aku diiming-imingi miniatur kuda oleh beberapa
anak laki-laki dikampungku hanya agar aku main bersama mereka. Aku ambil kuda
itu, tapi aku merasa tak nyaman dengan permainan yang disuguhkan mereka, panas
dan aku gak suka! Aku pulang meninggalkan mereka dan pada sorenya mereka datang
kembali kerumahku dan mengambil kuda itu kembali, haha lucu sekali!
Aku
bingung dengan kepribadianku ini, aku tak bisa melepaskannya atau belum bisa.
Aku juga gendut dan itu membuat mimpiku harus tertunda. Aku gak bisa menahan
nafsu makanku yang menggebu-gebu! Aku tak pernah bisa menguatkan niatku untuk
melakukan diet. Mungkin sudah beribu-ribu kali orang tua atau temanku memintaku
untuk diet tapi tak tau kenapa sulit sekali melakukan itu.
Aku
mulai diet kelas 6 SD, dulu ibuku selalu membawakanku the pelangsing ke
sekolah, rasanya pait dan anehnya bukan langsing yang aku dapatkan malah nafsu
makanku bertambah! Sepertinya tubuhku sudah kebal dengan obat diet! Sampai
sekarang aku masih gendut bertahan dengan keadaan ini dan aku gak tau kapan aku
bisa mewujudkan mimpiku ini!