Laman

Minggu, 14 September 2014

Kisahku I



Aku hadir bukan untuk ini! Mendapatkan tepuk tangan yang meriah atas segala kekuranganku. Setiap saat, diamanapun aku berada, kata-kata itu selalu mengikutiku. Sering ku berpikir, apa salahku pada mereka? Dengan mudahnya mereka negeluakan kata-kata  nista untukku!
Aku selalu mencoba tersenyum menghadapi semua ini. Tapi aku tak bisa menahan luka ini, luka yang semakin dalam. Yang membawaku kekehidupan yang gelap tanpa cahaya.
Ketika aku berjalan! Banyak orang mentertawakanku, menghujat, mencaci dan aku hanya mencoba kuat, dengan angkuh ku berjalan menunjukan sisi kesombonganku. Aku lakukan itu bukan untuk menyombongkan diri. Hanya saja, aku tak ingin mendengar kata-kata busuk mereka.  Apa pula yang harus aku sombongkan? Tubuhku yang gendut atau prilaku ku yang seperti perempuan? Itukah yang harus aku sombongkan?
Aku takut, takut membuat orang tuaku malu! Memiliki anak yang tidak normal! Aku tau, mereka tau aku seperti ini, tapi mereka diam.  Mungkin, mereka tak ingin menyakitiku.
Dan aku juga tau, banyak temanku yang malu mengakui aku sebagai temannya. Tapi tak apa, aku memakluminya. Mungkin aku bukan seseorang yang patut dibanggakan!
Aku selalu ingat kata-kata ini “Jatsu, kamu itu cewek atau cowok?” nada dari kata-kata itu membuatku layu. Membuatku ingin mati! Tak sadarkah, betapa terlukanya aku mendengar itu.
Semenjak itu, aku ingin balas dendam dengan semua kata-kata yang membuat hatiku hancur. Aku ingin membunuh semua orang-orang yang telah menghinaku! Aku selalu memikirkan cara bagaimana menghancurkan mereka, ketika aku menangis rencana itu semakin kuat ingin ku lakukan!
Seiring waktu aku sadar, bahwa itu bukan jalan terbaik, itu sama saja mensejajarkan aku dengan mereka! Aku mengerti kenapa Allah tidak pernah merestui jalan itu, karena Dia tau, itu hanya akan membuatku semakin terpuruk. Aku yakin Dia sudah mempersiapkan hidup yang lebih baik untuku dan memberikan hukuman pada semua mulut yang telah menghinaku!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar