LAGU
KU
(HATI YANG TERDIAM)
Karya: Sudrajat Kenraph
Salahkah,
jika aku terlalu cinta?
Seperti
hujan kemarin yang tak kunjung usai
Hanya
dengan payung hitam
Aku
berdiri, menantang badai untuk cinta
Satu-satunya
cinta, milikku
Ketika
senja menjingga
Kusyairkan
ayat-ayat cinta
Dengan
alunan simphony yang indah
Untuk
samarkan risau, rapuh ataupun hampa
Memikirkan
sebuah rasa, yang memang bukan untukku
Saat
kau pergi, tanpa melihatku, hanya melihatnya
Bagai
butiran debu, yang sadis kau sapu
Aku,
tak sanggup lagi mencintaimu
Cinta
aku menyerah
Meski
ku korbankan jiwa, ku hamburkan darah
Peluh
keringat ku peras tanpa ampun, sampai habis air mataku
Hanya
untuk membuatmu, melihat sosok yang tak ingin kau lihat
Manusia
bodoh! Ya, itulah aku
Cinta
telah menguasaiku
Membelenggu
satu rindu, yang tak kunjung terucap
Hati
ini, hati yang kau sakiti
Tapi,
aku masih tetap melihatmu
Melihat
sosok yang aku rindu
Namun
aku tak mampu merindu
Hanya
ingin kau tahu
Aku
memang mencintaimu, sangat mencintaimu
Bukan
cinta mati, tapi cinta sejati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar