Laman

Rabu, 19 Oktober 2016

LAGU KU (HATI YANG TERDIAM)



LAGU KU
 (HATI YANG TERDIAM)
Karya: Sudrajat Kenraph

Salahkah, jika aku terlalu cinta?
Seperti hujan kemarin yang tak kunjung usai
Hanya dengan payung hitam
Aku berdiri, menantang badai untuk cinta
Satu-satunya cinta, milikku
Ketika senja menjingga
Kusyairkan ayat-ayat cinta
Dengan alunan simphony yang indah
Untuk samarkan risau, rapuh ataupun hampa
Memikirkan sebuah rasa, yang memang bukan untukku
Saat kau pergi, tanpa melihatku, hanya melihatnya
Bagai butiran debu, yang sadis kau sapu
Aku, tak sanggup lagi mencintaimu
Cinta aku menyerah
Meski ku korbankan jiwa, ku hamburkan darah
Peluh keringat ku peras tanpa ampun, sampai habis air mataku
Hanya untuk membuatmu, melihat sosok yang tak ingin kau lihat
Manusia bodoh! Ya, itulah aku
Cinta telah menguasaiku
Membelenggu satu rindu, yang tak kunjung terucap
Hati ini, hati yang kau sakiti
Tapi, aku masih tetap melihatmu
Melihat sosok yang aku rindu
Namun aku tak mampu merindu
Hanya ingin kau tahu
Aku memang mencintaimu, sangat mencintaimu
Bukan cinta mati, tapi cinta sejati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar